Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Daerah » Banjir Rendam 80 Rumah Warga Desa Sungai Hanya Kotim

Banjir Rendam 80 Rumah Warga Desa Sungai Hanya Kotim

  • account_circle Redaksi Trindonews
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMPIT, TRINDONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat menangani dampak banjir yang merendam permukiman warga di Desa Sungai Hanya, Kecamatan Antang Kalang, akibat meningkatnya debit Sungai Mentaya dalam beberapa hari terakhir.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, pemantauan dan koordinasi lapangan terus dilakukan menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah hulu Sungai Mentaya sejak 12 hingga 14 Mei 2026.

Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotim bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Palangka Raya serta informasi BMKG H. Asan Sampit, banjir menyebabkan lebih dari 80 rumah warga terdampak dengan total sekitar 67 kepala keluarga merasakan dampaknya. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1 hingga 1,5 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi debit sungai sekaligus memastikan situasi masyarakat tetap terkendali.

“Sudah berlangsung dua hari ini dan muka air banjir per tanggal 14 Mei mulai mengalami penurunan,” ujar Multazam, Jumat (15/5/2026).

Data Pos Duga Air Sungai Hanya milik Balai Wilayah Sungai Kalimantan II mencatat tinggi muka air sempat mencapai 6,95 meter pada Kamis pagi sebelum berangsur turun menjadi 6,89 meter pada sore hari. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa genangan mulai perlahan surut di sejumlah titik permukiman warga

Meski belum ada laporan korban jiwa maupun pengungsian massal, sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga yang berada di lokasi lebih aman. Pemerintah daerah melalui aparat kecamatan dan desa juga terus bersiaga untuk membantu masyarakat apabila kondisi kembali memburuk.

Selain fokus menangani banjir di Antang Kalang, Pemkab Kotim juga memantau kejadian longsor di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu. Longsor dipicu tingginya debit Sungai Tualan yang mengikis bantaran sungai hingga mengancam sedikitnya enam rumah warga.

Bahkan, longsoran tanah dilaporkan tinggal berjarak sekitar satu meter dari badan jalan desa sehingga dikhawatirkan dapat memutus akses transportasi masyarakat apabila tidak segera ditangani.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Kotim terus melakukan koordinasi lintas instansi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya guna mengantisipasi kemungkinan bencana susulan. (to)

  • Penulis: Redaksi Trindonews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Menarik Lainnya

  • Desak Pemkab Gumas Tuntaskan Persoalan HGU Sawit

    Desak Pemkab Gumas Tuntaskan Persoalan HGU Sawit

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    KUALA KURUN, TRINDONEWS.COM – Fraksi Gerakan Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, untuk mendesak sejumlah perusahaan besar swasta (PBS), agar menyelesaikan Hak Guna Usaha (HGU) “Selama HGU belum diselesaikan, maka juga belum bisa menghimpun potensi pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Potensi pendapatan […]

  • Dewan Nilai Sekolah Rakyat Bisa Jadi Instrumen Peningkatan Kualitas SDM

    Dewan Nilai Sekolah Rakyat Bisa Jadi Instrumen Peningkatan Kualitas SDM

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    KUALA KURUN, TRINDONEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Sahriah menilai, kehadiran sekolah rakyat bukan hanya sekedar menghadirkan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, tapi menjadi langkah strategis dari pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan, melalui upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Program sekolah rakyat merupakan kebijakan yang berpihak ke […]

  • DPRD Gumas Rapat Paripurna Sampaikan Hasil Reses

    DPRD Gumas Rapat Paripurna Sampaikan Hasil Reses

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    KUALA KURUN, TRINDONEWS.COM -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunung Mas menggelar gelar rapat paripurna ke 10 masa persidangan I tahun sidang 2026 di ruang sidang paripurna, Senin (9/3/20206). “Rapat paripurna dengan agenda menyampaikan hasil reses. Rapat ini merupakan penutupan masa persidangan I tahun sidang 2025-2026 dan pembukaan masa persidangan II tahun sidang 2026,” kata Ketua […]

  • Banggar DPRD Gumas Sampaikan Rekomendasi terhadap Raperda APBD 2025

    Banggar DPRD Gumas Sampaikan Rekomendasi terhadap Raperda APBD 2025

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    KUALA KURUN, TRINDONEWS.COM – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan laporan sejumlah catatan serta rekomendasi yang sudah disepakati bersama, terhadap pembahasan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2026, pada rapat paripurna ke-4 masa persidangan III tahun sidang 2026. “Penyampaian seluruh catatan yang tertuang dalam laporan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi wujud nyata […]

  • Jual Sabu, Buruh di Kobar Diringkus Polisi

    Jual Sabu, Buruh di Kobar Diringkus Polisi

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN, TRINDONEWS.COM  – Anggota Satuan Reserse Polres Kotawaringin Barat (Kobar) meringkus seorang pria berinisial RA (27). Pemuda yang bekerja sebagai buruh ini ditangkap karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu, di areal SPBU Jalan A, Yani Desa Karang Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kobar, Senin (25/8/2025) malam. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti 36,55 gram sabu. […]

  • Siswa Kelas 4 SD Tusuk Leher Pelajar MTs Hingga Tewas

    Siswa Kelas 4 SD Tusuk Leher Pelajar MTs Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • 0Komentar

    TRINDONEWS.COM – Siswa kelas 4 sekolah dasar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial JN (9) menusuk leher pelajar kelas 2 MTs, RI (13) hingga tewas. Sebelum penusukan itu, keduanya sempat bertengkar hingga membuat pelaku emosi hingga berujung pada penusukan tersebut. Penusukan itu terjadi di pinggir jalan dekat rumah pelaku di Dusun II, […]

expand_less