Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Entertaiment » BPOM Cabut Izin Edar Produk Skincare Milik Doktif

BPOM Cabut Izin Edar Produk Skincare Milik Doktif

  • account_circle trindonews
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRINDONEWS.COM – BPOM telah merilis daftar 21 produk kosmetik yang dicabut izin edarnya. Empat di antara produk yang dirilis merupakan milik Samira alias Dokter Detektif (Doktif).

Melalui akun Instagram resminya, @bpom_ri, BPOM mengunggah 21 foto skincare yang dicabut izin edarnya. Produk yang dimunculkan dalam lembar pertama unggahan itu merupakan milik Doktif.

Di antara produk skincare Doktif yang izin edarnya dicabut BPOM ialah, AAC Face Tonic AHA, AAC Day Cream with Brightener, AAC SB Oily, Amiraderm Glowinh Night Cream Series. Dalam unggahan itu, foto produk tersebut ditimpa tulisan ‘Izin edar dicabut oleh BPOM’.

BPOM mengungkap alasan utama pencabutan adalah ketidaksesuaian kadar bahan baku untuk produksi dengan data yang tercantum dalam notifikasi.

Kepala BPOM RI, Prof Taruna Ikrar, sempat menjelaskan potensi risiko dari ketidaksesuaian kandungan bahan tersebut.

“Risiko yang dapat timbul berupa reaksi alergi bagi pengguna sensitif terhadap bahan yang tidak dicantumkan pada penandaan, mengingat tidak adanya informasi kandungan bahan tersebut,” katanya dalam wawancara bersama awak media.

Ketidaksesuaian komposisi juga dapat menyebabkan manfaat produk tidak sesuai dengan klaim kegunaan produk yang dinyatakan pada kemasan.

Langkah BPOM dalam mencabut izin edar produk milik Doktif pun langsung menjadi sorotan. Sebab, Doktif merupakan selebgram yang cukup aktif mengedukasi masyarakat mengenai kandungan produk skincar.

Sementara itu, Doktif tampaknya cukup santai saat mengetahui produk skincare miliknya dicabut izin edar oleh BPOM. “Enggak apa-apa, ini membuktikan BPOM tidak pilih kasih. Doktif bangga banget,” katanya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya kan enggak pernah jualan keranjang produk berbahaya,” tambahnya.

Doktif pun terlihat percaya diri dan mengaku dirinya tak pernah menjual produk berbahaya. “Tidak pernah, ya, Doktif jual produk kandungan berbahaya,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: trindonews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Menarik Lainnya

  • Mantap! Tukang Cukur di Kalteng Pecahkan Rekor MURI

    Mantap! Tukang Cukur di Kalteng Pecahkan Rekor MURI

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, TRINDONEWS.COM – Seorang tukang cukur di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah bernama Muhammad Andi berhasil mencatatkan Rekor MURI, dengan aksi mencukur rambut warga terlama dalam waktu 12 jam di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (11/1). Layanan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari ini, berhasil mencatatkan sebanyak 377 orang yang dicukur. Sehingga membuat […]

  • Tragis, KCP Bank di Jakarta Diculik Lalu Dibunuh

    Tragis, KCP Bank di Jakarta Diculik Lalu Dibunuh

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, TRINDONEWS.COM – Nasib tragis dialami Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Jakarta Pusat bernama Mohamad Ilham Pradipta (37). Ia diculik lalu dibunuh oleh empat orang pelaku yang merupakan warga sipil. Saat ini keempat pelaku telah diringkus pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan. Informasi yang dihimpun, jasad korban ditemukan oleh penggembala sapi di Kampung Karang Sambung […]

  • Dukung Aktivitas Penambang Emas Tidak Merusak Infrastruktur

    Dukung Aktivitas Penambang Emas Tidak Merusak Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    KUALA KURUN, TRINDONEWS.COM– Ketua DPRD Gunung Mas Binartha dukungan penuh peringatan tegas Bupati Jaya Samaya Monong agar aktivitas penambangan emas tidak merusak infrastruktur publik, seperti jalan, jembatan serta fasilitas umum lainnya. “Peringatan dari bupati itu sangat tepat, karena jalan dan jembatan merupakan fasilitas umum yang jadi urat nadi kehidupan masyarakat,” ucap Binartha, Senin (13/7/2026). Menurutnya, […]

  • Investor Bakal Bangun Smelter Skala Besar di Kotim

    Investor Bakal Bangun Smelter Skala Besar di Kotim

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Dengan Nilai Investasi Capai Rp 160 Triliun SAMPIT, KaltengEkspres.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebutkan, di Kabupaten Kotim rencana dibangun smelter (pabrik pemurnian) oleh pihak investor dengan total nilai investasi mencapai Rp160 triliun. Halikin menjelaskan, saat ini sudah ada salah satu perusahaan yang melapor berkaitan dengan rencana pembangunan smelter bauksit di sekitar Kecamatan Pulau […]

  • Poso Diguncang Gempa, 204 Bangunan Rusak Parah

    Poso Diguncang Gempa, 204 Bangunan Rusak Parah

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, TRINDONEWS.COM – Gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo menguncang wilayah Kabupaten Poso Sulawesi Tengah, Senin (18/8).  Kejadian ini mengakibatkan ratusan bangunan mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kerusakan infrastruktur terparah tercatat sebanyak 204 bangunan. “Hingga kini Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan pendataan lapangan dan data yang disampaikan masih […]

  • Tragis, Bocah SD di Kobar Tewas Tenggelam

    Tragis, Bocah SD di Kobar Tewas Tenggelam

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    PANGKALAN BUN, TRINDONEWS.COM – Seorang bocah berusia 8 tahun berinisial MZ, tewas tenggelam di Sungai Arut, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (26/4/2026) pagi. Murid SD yang tinggal di Jalan Pangeran Antasari RT 15, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan ini, ditemukan tak bernyawa sekira pukul 10.19 WIB. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian […]

expand_less